Apakah kamu bahagia?, Apakah kamu bersyukur?
Kedua pertanyaan yang cukup sederhana, tapi kadang sulit dijawab.
Selalu saja ada yang kurang atau belum ideal dalam hidup kita. Ketika kita punya motor, kita mendambakan mobil. Sudah bekerja, lulus S1 tapi kita ingin Lanjut S2 dan masih banyak lagi mimpi.
Tidak ada yang salah dengan mimpi. Namun berhasil menggapai mimpi adalah tujuan. Selepas meraih mimpi yang satu, muncul mimpi yang baru. Begitu seterusnya, gak ada habisnya.
Jangan khawatir, saya tidak sedang menghakimi siapapun. Saya sedang bercerita tentang diri saya sendiri.
Saya selalu berpikir, “Bagaimana ya caranya untuk bahagia?” "Bagaimana ya caranya untuk bersyukur?"
Tapi apakah menjadi bersyukur harus bahagia terlebih dulu baru bisa Bersyukur atau Menjadi bahagia harus bersyukur terlebih dahulu adalah jawabannya?
Ternyata dengan bersyukur saya merasa bahagia dan di saat saya bahagia yang pasti saya bersyukur.
Bersyukur adalah sebuah kebahagiaan dan kebahagiaan adalah bersyukur.
Tulisan ini hanyalah sebuah refleksi – bukan untuk mengajari siapapun, pengingat untuk diri saya. Yang pasti setiap orang berada pada posisi dan situasi yang berbeda, dan mungkin tidak semua bisa bersyukur untuk apa yang ada saat ini.
Namun, Saya percaya bahwa bersyukur adalah sebuah kebahagiaan. Dan kebahagiaan adalah bersyukur.
Mampukah kita untuk berbahagia dan bersyukur saat ini dan memaknai makna dari bahagia dan bersyukur?