Halo, saya Ade.
Kali ini kita bakal
ngobrolin lagi tentang "Terimakasih” sebelumnya saya pernah bahas
tentang terimakasih tapi lebih ke umum. Langsung aja lah ya!
Pasti
kalo denger kata terima kasih, Pikiran kita langsung tertuju
pada momen ketika ada orang yang membantu kita, saat urusan kita dimudahkan
orang lain, dan yang paling wajib adalah ketika kita merasa sangat bersyukur
kepada Allah SWT dengan selalu mengucapkan terima kasih kepada-Nya, karena
seluruh nikmat hidup, kesehatan, rezeki, hidayah, dan segala kemudahan hanyalah
berasal dari-Nya.
Seolah-olah
terimakasih itu cuma kita kasih ke orang lain atau ditujukan langsung
kepada Allah. Dan memang itu benar, karena tanpa pertolongan Allah lewat
orang-orang baik di sekitar kita, mungkin banyak hal nggak akan berjalan
seperti sekarang.
Ngomongin terima kasih
tuh gampang, tapi kapan sih terakhir kali kita bilang makasih ke diri sendiri?
Saya sendiri juga lupa kapan terakhir ngucapin itu ke diri sendiri.
Tapi pernah nggak sih
berhenti sebentar, tarik napas, bahakan sedang ngaca terus bilang:
Makasih ya Ade You’ve done a good job, taking of care yourself mentally, physically, udah kuat sampai di titik ini. Udah
bertahan, udah setangguh ini berbuat sesuai mau kita bahkan mendapatkan
keinginan kita, meski sering capek tapi nggak nyerah. makasih sudah selalu
berjuang, makasih menjadi seseorang yang hebat dan sudah melakukan yang
terbaik. So well done keep doing it, Thank you for being kind to yourself.
Kalo kata snoop Dog
Thank you for me, for believing in myself, for never giving up,
for putting in the hard work when nobody else saw it, and for staying true to
who I am.
Semoga tulisan ini bisa jadi pengingat untuk
kita semua, Termasuk saya. Yuk, mulai sekarang lebih sering berterimkasih pada
diri sendiri.
Jadi, sudahkah kamu berterima kasih pada diri sendiri?