Hallo Saya Ade
Dah lama juga ya gak yapping, anjay! Yapping apasih? Yapping itu ngoceh lah ya, kalau kata anak muda sekarang, hehe. Jadi, kalau dikatain 'Stop yapping, bro!' enjoy aja lah yeeee, wkwkw. Tapi, kita gak bahas tentang yapping ya.
Saya selalu inget kata penyanyi Nadin Amizah pernah bilang, kurang lebih di poadcastnya Deddy corbuzier, 'Jadilah orang kaya, karena kamu akan lebih mudah menjadi orang baik, Karena, saat kita miskin, rasa benci kita terhadap dunia itu sudah terlampau besar. Sampai-sampai, kita tidak punya waktu (atau energi) lagi untuk berbuat baik kepada orang lain. Kalimat ini sempat bikin geger, dibilang arogan, bahkan dianggap merendahkan. Sampai pernyataan tersebut Nadin Amizah meminta maaf karena pernyataannya tersebut.
Menurut saya, pernyataan Nadin
Amizah itu realistis, dan mereka yang denial dengan mengatakan 'jadi baik itu
enggak harus kaya raya' mungkin sedang denial terhadap fakta bahwa uang sangat
mempermudah kebaikan.hanyalah pandangan. Yaps silahkan boleh-boleh saja.
Uang bukan segalanya
Enggak semua tentang uang
Enggak semua bisa dibeli dengan
uang.
Yaps itu betul semua, gak ada
yang salah wkwk. Tapi dengan uang kita bisa lebih mudah, cepat, dan punya
dampak yang lebih besar untuk berbuat kebaikan, ya meskipun berbuat baik gak
selalu tentang uang dan harus menunggu menjadi kaya raya dulu. Sebab, uang itu
kayak booster yang bikin kita bisa gas pol wujudin niat baik yang besar, karena
kita gak perlu rem mendadak mikirin kebutuhan dasar sendiri saat mau nolong
orang lain yang lagi kesusahan. Ya bisa
di sebut juga uang itu "cheat code,
Jangan sampe pas lagi bantu orang kita harus mikir 'Aku makan apa besok?'
Makanya saya selalu setuju
karena, saat kita miskin, rasa benci kita terhadap dunia itu sudah terlampau
besar. Sampai-sampai, kita tidak punya waktu (atau energi) lagi untuk berbuat
baik kepada orang lain.
Ya, meskipun berbuat baik dan
menjadi baik memang gak harus jadi kaya raya, tapi dengan kecukupan harta, kita
jadi punya kapasitas lebih untuk support kebaikan tanpa harus menguras habis
sisa tenaga dan pikiran; namun ingat, meski dompet kosong, kita tetap bisa
membantu dengan banyak hal, seperti tulus mendengarkan cerita, memberi nasihat
yang menenangkan, menularkan energi positif, menawarkan bantuan tenaga, atau
sekadar menyumbang waktu dan kehadiran, dan yang paling penting, tidak jahat
sama orang lain itu sendiri sudah termasuk berbuat baik banget, deh, menurutku.
Nah, kalau orientasi kita
mengejar uang adalah untuk membebaskan diri dari beban dan memperbesar daya
sedekah, apakah ini masih dianggap mata duitan? menjadi kaya akan memudahkan
kita berbuat baik dan bersedekah lebih banyak.
karena kedewasaan mengajarkan
bahwa kecukupan materi adalah alat penting yang membebaskan energi dan waktu
kita untuk fokus berbuat kebaikan, bukan hanya bertahan hidup.
Pada akhirnya, uang hanyalah alat. Sementara kebahagiaan, kedamaian, dan martabat adalah kekayaan sejati yang hanya bisa kita peroleh dari cara kita menjalani hidup dan kekayaan yang ada di dalam hati, bukan di dalam dompet tapi kalo dompet gak ada isinya ya cuman meringis wkwkwk.
Jadi kaya raya itu penting, dan jadi orang baik itu jauh lebih penting. Always spread kindness, guyssssss!